Path: Top > Artikel Jurnal Skripsi Keperawatan > ST16 TAHUN 2018 > stikkusuma@yahoo.com

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN RASA AMAN DAN NYAMAN: NYERI

Undergraduate Theses from 01 / 2019-11-15 02:59:57
Oleh : YUNI RETNASARI NIM. P.16164, STIKes Kusuma Husada Surakarta
Dibuat : 2019-10-04, dengan 1 file

Keyword : nyeri kepala akut, cedera kepala, slow deep breathing

Cedera kepala merupakan terjadi akibat pukulan atau benturan mendadak pada kepala dengan atau tanpa kehilangan kesadaran. Pasien dengan cedera kepala akan mengalami peningkatan tekanan intrakranial yang disebabkan karena edema serebri maupun perdarahan atau hematoma serebral. Salah satu tanda adanya peningkatan tekanan intrakranial adalah nyeri akut.Salah satu intervensi keperawatan yang efektif untuk mengatasi nyeri pada pasien cedera kepala ringan adalah slow deep breathing.Slow deep breathing merupakan tindakan yang disadari untuk mengatur pernapasan secara dalam dan lambat. Latihan slow deep breathing merupakan tindakan yang dapat meningkatkan suplai oksigen dan menurunkan kebutuhan oksigen otak, sehingga terjadi keseimbangan oksigen otak. Tujuan dari studi kasus ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan pasien cedera kepala ringan dalam pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman: nyeri. Subjek dalam studi kasus ini adalah 1 pasien cedera kepala. Tindakan yang diberikan adalah latihan slow deep breathing untuk memenuhi kebutuhan rasa aman dan nyaman: nyeri. Pemberian slow deep breathing dilakukan 3 kali selama 15 menit setelah pemberian obat analgetik. Hasil studi kasus ini diperoleh ada perbedaan yang bermakna intensitas nyeri kepala akut pada pasien cedera kepala ringan setelah dilakukan latihan slow deep breathing skala nyeri 3 ke skala nyeri 1. Teknik latihan slow deep breathing lebih efektif menurunkan nyeri kepala akut pada pasien cedera kepala, dibandingkan dengan hanya menggunakan terapi analgetik saja.

Deskripsi Alternatif :

Cedera kepala merupakan terjadi akibat pukulan atau benturan mendadak pada kepala dengan atau tanpa kehilangan kesadaran. Pasien dengan cedera kepala akan mengalami peningkatan tekanan intrakranial yang disebabkan karena edema serebri maupun perdarahan atau hematoma serebral. Salah satu tanda adanya peningkatan tekanan intrakranial adalah nyeri akut.Salah satu intervensi keperawatan yang efektif untuk mengatasi nyeri pada pasien cedera kepala ringan adalah slow deep breathing.Slow deep breathing merupakan tindakan yang disadari untuk mengatur pernapasan secara dalam dan lambat. Latihan slow deep breathing merupakan tindakan yang dapat meningkatkan suplai oksigen dan menurunkan kebutuhan oksigen otak, sehingga terjadi keseimbangan oksigen otak. Tujuan dari studi kasus ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan pasien cedera kepala ringan dalam pemenuhan kebutuhan rasa aman dan nyaman: nyeri. Subjek dalam studi kasus ini adalah 1 pasien cedera kepala. Tindakan yang diberikan adalah latihan slow deep breathing untuk memenuhi kebutuhan rasa aman dan nyaman: nyeri. Pemberian slow deep breathing dilakukan 3 kali selama 15 menit setelah pemberian obat analgetik. Hasil studi kasus ini diperoleh ada perbedaan yang bermakna intensitas nyeri kepala akut pada pasien cedera kepala ringan setelah dilakukan latihan slow deep breathing skala nyeri 3 ke skala nyeri 1. Teknik latihan slow deep breathing lebih efektif menurunkan nyeri kepala akut pada pasien cedera kepala, dibandingkan dengan hanya menggunakan terapi analgetik saja.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID Publisher01
OrganisasiSTIKes Kusuma Husada Surakarta
Nama KontakSoqib Abu Hasan, A. Md
AlamatJl. Jaya Wijaya No.11
KotaSurakarta
DaerahKadipiro
NegaraIndonesia
Telepon+62-0271-857724
Fax+62-0271-857724
E-mail Administratorsoqib_ah@rocketmail.com
E-mail CKOstikkusuma@yahoo.com

Print ...

Kontributor...

  • Mellia Silvy Irdianty, S.Kep., Ns., MPH, Editor: Stikes Kusuma Husada Surakarta

Download...