Path: Top > Artikel Jurnal Skripsi Keperawatan > ST16 TAHUN 2018 > stikkusuma@yahoo.com
ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN ASMA DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN OKSIGENASI DI IGD RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA
Oleh : SRIATIN P16100, STIKes Kusuma Husada Surakarta
Dibuat : 2019-10-03, dengan 1 file
Keyword : RespiratoryMuscleStretching (RMS), Saturasi Oksigen, Respiratory Rate, Asma
Asma merupakan suatu penyakit inflamasi kronik yang biasanya menginfeksi saluran pernapasan dan dapat mengakibatkan hiperresponsif jalan napas yang ditandai dengan gejala episodik yang berulang berupa batuk, sesak napas, mengi, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama pada waktu dini hari dan malam hari. Gejala yang timbul bervariasi dan bersifat reversible baik dengan maupun tanpa pengobatan. Pada pasien asma terdapat penyempitan pada saluran pernapasan yang diakibatkan oleh adanya aktifitas yang berlebih sehingga mengakibatkan suatu rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan dan penyempitan pembuluh darah dan udara yang mengaliri oksigen ke paru-paru dan rongga dada. Pasien dengan asma perlu dilakukan pemenuhan kebutuhan oksigenasi, salah satunya adalah dengan pemberian latihan peregangan otot pernapasan atau respiratorymusclestretching (RMS). Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien asma dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi dengan masalah ketidakefektifan pola napas yang diajarkan tindakan latihan respiratorymusclestretching (RMS) selama 1 kali 15 menit terjadi peningkatan saturasi oksigen dari 96% menjadi 98% dan terjadi penurunan respiratory rate dari 26 x/menit menjadi 23 x/menit. Rekomendasi tindakan terapi respiratorymusclestretching (RMS) pada pasien asma dengan masalah keperawatan ketidakefektifan pola napas.
Deskripsi Alternatif :Asma merupakan suatu penyakit inflamasi kronik yang biasanya menginfeksi saluran pernapasan dan dapat mengakibatkan hiperresponsif jalan napas yang ditandai dengan gejala episodik yang berulang berupa batuk, sesak napas, mengi, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama pada waktu dini hari dan malam hari. Gejala yang timbul bervariasi dan bersifat reversible baik dengan maupun tanpa pengobatan. Pada pasien asma terdapat penyempitan pada saluran pernapasan yang diakibatkan oleh adanya aktifitas yang berlebih sehingga mengakibatkan suatu rangsangan tertentu yang menyebabkan peradangan dan penyempitan pembuluh darah dan udara yang mengaliri oksigen ke paru-paru dan rongga dada. Pasien dengan asma perlu dilakukan pemenuhan kebutuhan oksigenasi, salah satunya adalah dengan pemberian latihan peregangan otot pernapasan atau respiratorymusclestretching (RMS). Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada pasien asma dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi dengan masalah ketidakefektifan pola napas yang diajarkan tindakan latihan respiratorymusclestretching (RMS) selama 1 kali 15 menit terjadi peningkatan saturasi oksigen dari 96% menjadi 98% dan terjadi penurunan respiratory rate dari 26 x/menit menjadi 23 x/menit. Rekomendasi tindakan terapi respiratorymusclestretching (RMS) pada pasien asma dengan masalah keperawatan ketidakefektifan pola napas.
Beri Komentar ?#(0) | Bookmark
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| ID Publisher | 01 |
| Organisasi | STIKes Kusuma Husada Surakarta |
| Nama Kontak | Soqib Abu Hasan, A. Md |
| Alamat | Jl. Jaya Wijaya No.11 |
| Kota | Surakarta |
| Daerah | Kadipiro |
| Negara | Indonesia |
| Telepon | +62-0271-857724 |
| Fax | +62-0271-857724 |
| E-mail Administrator | soqib_ah@rocketmail.com |
| E-mail CKO | stikkusuma@yahoo.com |
Print ...
Kontributor...
- Mellia Silvy Irdianty, S.Kep., Ns., MPH, Editor: Stikes Kusuma Husada Surakarta
Download...
Download hanya untuk member.

File : SRIATIN NASKAH_PUBLIKASIpdf
(305376 bytes)