Path: Top > KTI Kebidanan > 2012 A
Asuhan Kebidanan Ibu Hamil Trimester I pada Ny. B G1P0A0 Umur 25 tahun, Hamil 12 minggu dengan Hiperemesis Gravidarum Grade II DI RSUD Karanganyar Tahun 2012
Gray literature from 01 / 2013-04-03 09:21:48
Oleh : Dwi Indah Puji Astuti B08018, STIKes Kusuma Husada Surakarta
Dibuat : 2013-01-12, dengan 1 file
Keyword : Ibu Hamil, Trimester I, Hiperemesis Gravidarum Grade II
Subjek : Hiperemesis Gravidarum Grade II
ABSTRAK
Latar Belakang : Hiperemsis gravidarum merupakan gangguan yang paling sering dijumpai pada kehamilan muda. Dampak hiperemesis gravidarum yaitu dehidrasi yang menimbulkan konsumsi O2 menurun, gangguan fungsi sel liver dan terjadi ikterus, terjadi perdarahan pada parenkim liver sehingga menyebabkan gangguan fungsi umum dan mual muntah yang berkelanjutan.
Tujuan : Mampu meningkatkan kemampuan, pengetahuan, ketrampilan dan pengalaman nyata penulis untuk memberikan asuhan kebidanan dengan menggunakan manajemen kebidanan 7 langkah menurut Varney, mengidentifikasi kesenjangan antara teori dan praktek, memberikan alternatif pemecahan masalah terhadap kesenjangan teori dan praktek pada ibu hamil dengan Hiperemesis Gravidarum Grade II
Metodologi : Jenis studi kasus menggunakan metode deskriptif, lokasi studi kasus di RSUD Karanganyar, subyek studi kasus Ny. B G1P0A0 dengan hiperemesis gravidarum grade II, waktu studi kasus dilakukan pada bulan Juni 2012, tehnik pengumpulan data menggunakan data primer yang meliputi pemeriksaan fisik, wawancara, observasi sedangkan data sekunder meliputi studi dokumentasi dan kepustakaan.
Hasil : Setelah dilakukan perawatan di rumah sakit selama 4 hari dan kunjungan rumah 1 kali dengan asuhan yang diberikan yaitu mengobservasi KU dan TTV, menganjurkan ibu untuk istirahat cukup dan makan makanan yang bergizi, menganjurkan ibu untuk tidak melakukan aktivitas yang berat. Didapatkan hasil KU ibu baik, kesadaran composmentis, TTV : TD :110/90 mmHg, N : 80 x/ menit, RR : 20 x/ menit, S : 360 C, ibu sudah tidak mual dan muntah, sudah tidak pusing, ibu makan 3x/hari porsi kecil seperti nasi, sayur bayam, sepotong daging ayam dan tahu bacem, BAK 5 x/hari, ibu sudah dapat tidur siang selama 1 jam dan tidur malam 8 jam
Kesimpulan : Ditemukan adanya kesenjangan antara teori dan praktek yaitu pada rencana asuhan pada kasus tidak diberikan obat anti histamine seperti dramamin dan ovamin. Alternatif pemecahan masalah adalah tidak diberikan obat anti histamin seperti dramamin dan avomin dikarenakan Ny. B belum mengalami peradangan.
Copyrights : Copyright � 2001 by STIKes Kusuma Husada Surakarta. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.
Beri Komentar ?#(0) | Bookmark
| Properti | Nilai Properti |
|---|---|
| ID Publisher | 01 |
| Organisasi | STIKes Kusuma Husada Surakarta |
| Nama Kontak | Soqib Abu Hasan, A. Md |
| Alamat | Jl. Jaya Wijaya No.11 |
| Kota | Surakarta |
| Daerah | Kadipiro |
| Negara | Indonesia |
| Telepon | +62-0271-857724 |
| Fax | +62-0271-857724 |
| E-mail Administrator | soqib_ah@rocketmail.com |
| E-mail CKO | stikkusuma@yahoo.com |
Print ...
Kontributor...
- Pembimbing : Retno Wulandari, S.ST
, Editor: Stikes Kusuma Husada Surakarta
Download...
Download hanya untuk member.

File : Dwi Indah Pujiastuti B08018_kunci.pdf
(408494 bytes)